Review ROG Phone 3, Tidak Cuma Jago Main Game

ROG Phone 3 menjadi satu-satunya ponsel yang diboyong Asus ke Indonesia tahun ini. Karena sepertinya tidak mungkin menghadirkan seri Zenfone 7 ke Indonesia dengan sisa waktu dua bulan hingga 2021. Namun, ROG Phone 3 adalah amunisi yang tepat untuk masuk ke pasar ponsel Indonesia. Pasalnya, ponsel ini menawarkan fitur yang cukup lengkap. Layarnya menawarkan refresh rate yang tinggi, dapur pacu yang sangat garang, baterainya yang besar, kombinasi ini pasti akan memuaskan para gamer. Namun ponsel ini tidak hanya jago bermain game, setidaknya itulah yang dirasakan detikINET saat menggunakan ponsel ini selama beberapa minggu.

Berikut ulasan singkatnya:

Desain

Tidak ada perubahan besar pada tampilan ROG Phone 3 dari pendahulunya. Desainnya masih gelap, tapi sekarang terlihat lebih simpel. Hal ini terlihat dari tampilan hitam polos pada speaker atas dan bawah. Di ROG Phone 2, Asus menghadirkan sentuhan perunggu. Kemudian ventilasi udara ROG Phone 3 menjadi kompak, dan yang sebelumnya bahkan lebih besar.
Seluruh penutup belakang sekarang tertutup kaca tanpa bagian yang terpisah. Hanya saja pas digantungkan terasa licin, untunglah Asus menyediakan case Aero dalam paket penjualannya. Penjual asal Taiwan ini masih menghiasi bagian belakang ponselnya dengan logo RGB ROG. Bagian bawah ponsel memiliki port USB Type-C dan agak ke kiri.
Tombol power dan pengaturan volume ditempatkan di sisi kanan. Air Trigger 3 ditempatkan di ekstremitas atas dan bawah.
Beranjak ke sisi kanan, terdapat port USB Type-C beserta port dock. Memiliki port USB Type-C di bagian samping memberikan kemudahan saat bermain game sambil mengisi daya, karena membuat kabel tidak merepotkan.
Sisi kiri port ditutupi oleh katup yang sangat sulit dibuka. Kami harus menggunakan alat saat ingin menghapusnya.
ROG Phone 3 masih mengusung layar berukuran 6,59 inci dengan resolusi Full HD + dan rasio 19,5: 9. Asus melindungi layar dengan Gorilla Glass 6. Seperti ROG Phone 2, sejumlah penyempurnaan sudah disertakan. Menggunakan panel AMOLED dengan dukungan 10-bit dan HDR 10+. Pelat warna memanjakan mata saat digunakan untuk menonton film HDR di Netflix.
Untuk memaksimalkan gaming, ROG Phone 3 dilengkapi dengan refresh rate 144Hz, sampling rate sentuh 270Hz, waktu respons sentuh 25ms, dan waktu respons 1ms. Jujur saja, kami tidak bisa membedakan perbedaan refresh rate 120Hz, hanya saat Anda scroll di layar atau scroll halaman detikcom saja sudah terasa begitu mulus. Respon layar terasa sangat cepat.
Asus memberikan opsi bagi pengguna untuk memilih refresh rate 144Hz, 120Hz, 90Hz, 60Hz atau Auto yang secara otomatis akan menyesuaikan kebutuhannya. Menggunakan opsi otomatis ini akan berdampak pada konsumsi baterai.
kinerja Asus membekali ROG Phone 3 dengan spesifikasi mumpuni. Perpaduan chipset Snapdragon 865+ yang merupakan tercepat saat ini dengan RAM LPDDR5 8 GB. Tak heran, ia berhasil mengalahkan pertandingan-pertandingan berat. Kami memainkan game antara AS, PUBG Mobile, Fire Fire dan Geshin Impact, semuanya bekerja dengan baik. Bahkan ketika kami memainkan Geshin Impact dengan keselarasan dan 60fps yang benar, ROG Phone 3 mampu melakukannya tanpa hambatan. Tapi punggungnya sangat panas, sampai menyentuh 48 derajat. Sistem pendingin GameCool 3, yang dilengkapi dengan ruang uap 3D, tampaknya tidak terlalu efisien untuk game berat seperti Genshin Impact. Sangat disarankan untuk memasang aksesoris pendingin yang dijual Asus.

Baterai

Asus membekali ROG Phone 3 dengan baterai berkapasitas besar 6000mAh. Untuk penggunaan standar saja, ponsel ini mampu bertahan selama dua belas jam. Namun hingga Anda bisa bermain game lebih intensif, menguras baterai itu mudah. Plus, jika layar disetel ke 144Hz dan selalu aktif, ROG Phone 3 bertahan dalam rentang 7-9 jam. Ini seperti skor benchmark dengan PCMark.
Untungnya, Asus menawarkan teknologi pengisian cepat 30W. Baterai akan terisi hingga 50% dalam waktu sekitar 30 menit dan akan terisi penuh dalam waktu sekitar satu jam.

Kamera

Meski ROG Phone 3 lebih mengutamakan kemampuan gaming-nya, Asus tetap memperhatikan sektor kamera. Tiga kamera terintegrasi di belakang.
Kamera utama 64MP dengan sensor utama Sony UMX 686. Kombinasikan dengan kamera resolusi ultra tinggi 13MP dan kamera makro 5MP. Sedangkan kamera depannya berukuran 24 megapiksel.
Kemampuan ROG Phone 3 cukup memuaskan, mampu memotret dengan baik di berbagai kondisi

Fitur Game

Asus kembali hadir dengan fitur X Mode di ROG Phone 3 yang kini hadir dengan kustomisasi dan parameter baru. Sehingga bisa disesuaikan dengan skenario permainan yang berbeda.
Asus menawarkan Anda pengaturan optimal untuk Mode X. Nantinya akan bekerja secara maksimal di beberapa game sehingga kini mudah bagi pengguna untuk menikmati performa tanpa kompromi di ponsel ini.
ROG Phone 3 berisi AirTrigger 3 yang kini dilengkapi sensor gerak untuk kontrol yang lebih intuitif saat bermain game. Pemain juga dapat memprogram dan mengkonfigurasi AirTrigger 3 sesuai kebutuhan.
Untuk memanfaatkan tampilan 144Hz, Asus menyediakan daftar game pendukung yang bisa dilihat di aplikasi Armory Crate. Saat ini ada 109 game yang mendukung 144Hz.

Keterangan:

Pengalaman ROG Phone 3 memainkan berbagai game tidak bisa disangkal. Game ringan hingga berat menghancurkan dengan lancar.
Namun salah satu keluhannya adalah ponsel ini terasa panas saat bermain game berat. Agar tetap nyaman, Anda harus memasang aksesori pendingin.
Padahal ponsel ini didesain untuk game. ROG Phone 3 sangat memuaskan untuk streaming konten video. Berkat kualitas layar dan speakernya.
Mereka yang suka fotografi juga bisa mengandalkan kamera ROG Phone 3 untuk mengabadikan momen.
Jika Anda tidak memiliki masalah dengan bobotnya dan tidak tahan air, ROG Phone 3 mulai dari Rp. 10 juta, sangat menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *